Dari "Smart City-nya Si Mbah" Sampai ke Acara The #NextDev

The #NextDev SmartCity
The #NextDev bersama Telkomsel, Stert Surabaya dan The Marketeers

Beberapa hari yang lalu saya belajar #NgoprekBareng Mbah Suro Dhemit dengan tema "Virtualisasi Server dengan Proxmox" selepas acara Seminar dan Rilis Party Ubutu 15.04. Selagi belajar, Mbah Suro Dhemit sedikit bercerita tentang Klaten yang sudah menjadi Smart City karena di online-kannya segala sesuatu di Klaten, tidak hanya bercerita tentang Klaten, beliau juga menceritakan Bandung dan Surabaya yang sudah menjadikan teknologi untuk memudahkan pekerjaan pemerintahan sehingga menjadi "Smart City". Mbah Suro Dhemit juga memberikan tantangan kepada kami untuk menjadikan "#PamekasanGoOnline" dan mejadikan Pamekasan sebagai Smart City selanjutnya.

Berbicara tentang "Smart City", kemarin (22/05/2015) saya mengikuti sebuah acaradari Telkomsel yang diadakan di Spazio Building. Acara keren ini adalah The #NextDev Creative and Productive dengan tema "Developing Smart City For Indonesia". #NextDev itu sendiri merupakan sebuah kompetisi aplikasi yang bertujuan mendorong para developer untuk memberikan kontribusi positif dalam memecahkan beragam permasalahan yang ada di kota dengan memanfaatkan teknologi informasi.

Narasumber pada diskusi panel adalah orang keren keren semua, Bapak Jaka Susanto yang sekarang menjabat sebagai Vice President M2M Business Telkomsel, Mas Ibnu Sina Wardi selaku CEO muda di GITS (Get It Simple, salah satu startup sukses yang ada di Bandung), dan Mas Anderas Senjaya yang kebetulan juga menjadi CEO muda di PT Bard Interactive (salah satu startup juga yang sudah banyak memproduksi aplikasi-aplikasi keren). Mas Jay juga pernah menjadi pemenang startup asia tahun 2014.
Suasana Acara the #NextDev di Surabaya
Suasana Acara the #NextDev di Surabaya
Semua pemateri menceritakan perjalanan karirnya sebagai developer sampai saat ini menjadi CEO muda, rata-rata yang mereka tekankan adalah sebelum memulai membuat aplikasi atau membuat startup hendaknya dianalisis dulu kebutuhannya, apakah sudah sesuai dengan kebutuhan pasar, atau jangan sampai salah target, dan yang dipentingkan ialah "KOLABORASI", jangan bekerja sendiri. Seperti kita ingin membuat aplikasi tentang pertanian, maka kerkolaborasilah dengan para pakar-pakar pertanian atau dengan para petani di sekitar sehingga kita dapat mengetahui akan kebutuhan customer.

Jadi banyak sekali ilmu yang saya dapatkan di acara the #NextDev ini, dan jika kita ingin mengikuti kompetisi bergengsi ini, berikut beberapa katergori yang dilombakan dalam kompetisi #NextDev yang diselenggarakan oleh telkomsel :
  1. E-Goverment - yaitu aplikasi yang bisa menjadi solusi inovativ untuk mengatasi permasalahan terhadap kualitas pelayanan publik dan kehidupan masyarakat serta sistem pemerintahan kepada masyarakat.
  2. E-Health - permasalahan kesehatan merupakan permasalahan utama pada pelayanan kesehatan. Nah Telkomsel mengajak kita sebagai Developer untuk mengatasi masalah tersebut.
  3. E-Tourism - Aplikasi yang bisa menjadi solusi untuk lokasi-lokasi wisata yang masih belum ter-ekspose. juga bisa meningkatkan Informasi tettang pariwisata Indonesia sekaligus dapat mengundang Investor, tourist baik dari lokal maupun dari luar negeri.
  4. E-Education - Permasalah di pendidikan sampai sekarang ini masih banyak yang bermasalah, nah kita juga diajak untuk memecahkan segala masalah yang ada di dunia pendidikan sehingga pendidikan ini bisa tepat sasaran kepada masyarakat.
  5. E-Transportation - Penggunaan kendaraan pribadi hanya membuat jalan menjadi macet, jadi kita diajak untuk mendorong masyarakat untuk menggunakan transportasi umum denga menciptakan teknologi untuk meningkatkan layanan transportasi umum secara terintegrasi.
  6. E-UKM - Perekonomian di Indonesia sedikit banyak terbantu oleh adanya UKM, nah solusi untuk mengembangkan teknolodi untuk mendukung  pengembangan UKM di Indonesia juga dibutuhkan untuk meningkatkan pendapatan ekonomi di Indonesia.
    Join the #NextDev

    Disqus Comments